“IHSG berpotensi menguji support 6.200–6.180; Sehingga investor perlu menunggu momentum dan reaksi harga di area tersebut sebelum menentukan arah pergerakan berikutnya,” papar BRI Danareksa,
Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BIPI, RMKE, dan CUAN.
Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas menyebut, investor menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, yang diperkirakan masih akan mempertahankan BI Rate pada level 5,75%.
Yang jadi perhatian pasar, The Fed yang telah menaikkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 4%, sehingga spread antara BI Rate dan FFR menjadi 1,75% dari sebelumnya 2%. Biarpun demikian spread saat ini masih lebih lebar dibanding dengan rata-rata spread selama tiga tahun yang berada pada rentang 0,75%–1,25%.
Melebarnya spread di tahun berjalan ini bertujuan memberikan interest rate differential yang cukup menarik bagi investor asing guna memperkuat stabilitas mata uang rupiah.
“Sehingga diperkirakan Bank Indonesia baru akan menaikkan BI Rate lagi jika rupiah berlanjut melemah atau jika The Fed melanjutkan tren kenaikan suku bunganya. Selain itu Bank Indonesia diperkirakan juga berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga tidak menaikkan suku bunga secara agresif lagi kecuali jika rupiah melemah dengan cepat atau inflasi di atas target Bank Indonesia,” mengutip analisis Phintraco pagi hari ini.
Namun memang, nilai tukar rupiah yang cenderung melemah menjadi sentimen negatif. Secara teknikal, IHSG telah ditutup di bawah level MA100 dan MA60, sehingga diperkirakan IHSG akan menguji level 6.186-6.200 pada perdagangan Rabu (23/9/2026).
Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ISAT, CPIN, BUVA, ASLI, dan EMAS.
Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya mayoritas Bursa Wall Street, peluang kembali berlanjutnya tekanan jual investor terhadap saham berkapitalisasi besar yaitu BYAN, berlanjutnya aksi jual investor asing dan pelemahan nilai tukar rupiah diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara itu menguatnya harga beberapa komoditas seperti nikel, timah, emas, tembaga serta batu bara berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG. Investor juga akan mencermati keputusan BI terkait BI rate yang menurut konsensus akan dipertahankan pada level 5,75%.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.215–6.150 dan resistance 6.340–6.400,” terang CGS International Sekuritas.
Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham CUAN, AMMN, PGEO, HRTA, MAPI, dan ISAT.
Adapun Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi melemah, disebabkan oleh rupiah yang kembali melemah, serta masih derasnya outflow dana asing.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.
Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah PWON, TOTL, dan RMKE.
(fad)




























