Logo Bloomberg Technoz

Trader VIP Dorong Lonjakan Transaksi Futures PINTU


(Dok. PINTU)
(Dok. PINTU)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aktivitas trader premium menjadi salah satu penopang perdagangan aset crypto di PINTU sepanjang paruh pertama 2026. Kontribusi pengguna VIP bahkan telah mencapai lebih dari 40% dari total volume trading di platform.

Data internal PINTU menunjukkan pengguna VIP menyumbang lebih dari 40% volume perdagangan spot dan lebih dari 30% volume perdagangan futures sepanjang semester I 2026. Kontribusi tersebut memperlihatkan besarnya peran trader dengan aktivitas transaksi tinggi dalam ekosistem perdagangan aset crypto.

Perubahan paling mencolok terlihat pada produk Pintu Futures. Pangsa volume transaksi yang berasal dari pengguna VIP meningkat dari lebih dari 20% pada Februari 2026 menjadi lebih dari 35% pada Mei 2026.

Kenaikan tersebut terjadi ketika instrumen derivatif semakin digunakan oleh trader berpengalaman untuk menghadapi perubahan harga aset crypto. Futures memungkinkan trader mengambil posisi berdasarkan ekspektasi pergerakan harga sekaligus menjadi salah satu instrumen dalam strategi pengelolaan risiko.

Presiden Direktur PINTU Andy Putra mengatakan perkembangan tersebut berjalan seiring dengan semakin matangnya pasar aset crypto Indonesia. Menurutnya, kebutuhan trader premium kini tidak hanya berkaitan dengan potensi keuntungan, tetapi juga kualitas layanan dan aspek perlindungan aset.

“Kebutuhan trader premium di Indonesia terus berkembang seiring makin matangnya ekosistem aset crypto di Indonesia. Mereka tidak hanya mencari return, tetapi juga membutuhkan layanan yang personal, respons cepat, serta kepastian bahwa aset yang mereka kelola berada dalam ekosistem yang aman, patuh, dan terlindungi. Pintu VIP Private hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan mengedepankan prinsip keamanan, kepatuhan, dan perlindungan nasabah yang menjadi fondasi utama PINTU sejak awal berdiri.”

PINTU Perluas Layanan untuk Trader Premium

Pertumbuhan aktivitas pengguna VIP menjadi salah satu alasan PINTU memperkuat layanan Pintu VIP Private. Program ini menyasar nasabah dengan volume trading dan aset kelolaan tertentu yang memenuhi kualifikasi internal perusahaan.

PINTU juga membuka mekanisme status match bagi nasabah yang memiliki status setara dari platform aset crypto lain. Dengan skema tersebut, trader premium dari platform lain dapat dipertimbangkan untuk masuk ke dalam program VIP Private.

Layanan yang diberikan mencakup relationship manager pribadi, promo eksklusif, serta dukungan prioritas dalam transaksi. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa persaingan di segmen trader premium tidak hanya berlangsung melalui pilihan instrumen perdagangan, tetapi juga melalui layanan kepada nasabah dengan aktivitas transaksi tinggi.

Khusus pada produk futures, kenaikan kontribusi VIP dari lebih dari 20% menjadi lebih dari 35% dalam periode Februari hingga Mei 2026 menjadi indikator meningkatnya aktivitas kelompok tersebut pada instrumen derivatif.

Meski demikian, peningkatan volume perdagangan tidak terlepas dari risiko yang melekat pada aset crypto. Produk futures memiliki karakteristik yang berbeda dari perdagangan aset secara spot dan dapat memperbesar dampak pergerakan harga terhadap posisi investor.

PINTU menyatakan pengembangan layanan bagi trader premium tetap dilakukan dengan menempatkan aspek keamanan, kepatuhan, dan perlindungan nasabah sebagai bagian dari layanan.

Selain memperkuat segmen trader premium, PINTU pada saat yang sama mengembangkan pilihan instrumen investasi melalui aset tertokenisasi. Perusahaan menggandeng Ondo Finance untuk memperluas akses investor Indonesia terhadap tokenized real-world assets atau RWA.

Langkah tersebut memperlihatkan dua jalur pengembangan bisnis PINTU, yakni memperdalam layanan bagi trader dengan aktivitas transaksi tinggi sekaligus memperluas ragam aset yang tersedia bagi investor.

PINTU mulai mencantumkan aset tertokenisasi Ondo sejak Desember 2025 dengan empat token. Jumlah tersebut kini telah berkembang menjadi hampir 50 token.

Perusahaan menargetkan daftar aset tertokenisasi Ondo dapat mencapai ratusan aset pada 2026. Produk yang tersedia mencakup saham global seperti Apple dan NVIDIA, ETF serta indeks seperti S&P 500 dan NASDAQ, hingga komoditas seperti emas dan perak.

Senior Director Asia Pacific Ondo Finance Rania Rahardja mengatakan Indonesia memiliki potensi sebagai salah satu pasar yang menarik untuk pengembangan aset tokenisasi.

“Potensi tokenized real-world assets secara global sangat besar, dan Indonesia semakin menunjukkan potensinya sebagai salah satu pasar yang paling menarik di kawasan Asia Pasifik. Melalui kolaborasi dengan PINTU, kami menghadirkan saham dan ETF global secara onchain dengan aksesibilitas, likuiditas, dan transparansi yang lebih baik, sehingga memberikan investor Indonesia cara yang lebih sederhana untuk mengakses pasar global melalui platform yang tepercaya dan teregulasi. Kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk bersama-sama membangun peluang yang lebih besar di Indonesia.”

Dengan pengembangan tersebut, PINTU tidak hanya mengandalkan pertumbuhan jumlah pengguna, tetapi juga meningkatkan kedalaman aktivitas transaksi dari pengguna premium dan memperluas jenis aset yang dapat diperdagangkan.

Di tengah ekspansi tersebut, perusahaan tetap mengingatkan investor bahwa aset crypto dan aset tertokenisasi memiliki risiko tinggi serta volatilitas yang signifikan. Pemahaman terhadap karakteristik dan profil risiko menjadi faktor penting sebelum investor mengambil keputusan.