Untuk navigasi, Apple Watch Ultra 4 menggunakan GPS dual-frequency. Apple juga menyediakan fitur komunikasi satelit untuk membantu pengguna tetap terhubung ketika berada di luar jaringan seluler.
Dari sisi baterai, Apple Watch Ultra 4 mampu bertahan hingga 50 jam dalam penggunaan normal. Dalam Low Power Mode, daya tahan meningkat hingga 84 jam.
Untuk aktivitas outdoor, mode Extended Workout dapat digunakan hingga 25 jam dengan pelacakan GPS dan detak jantung penuh. Sementara mode Max Extended Workout mampu melacak aktivitas seperti lari, jalan kaki, dan hiking hingga 45 jam.
Apple Watch Ultra 4 mulai dibanderol US$799 di Amerika Serikat. Perangkat mulai tersedia pada 18 September 2026.
Spesifikasi Garmin Fenix 8
Dikutip dari laman Garmin Indonesia, Garmin Fenix 8 tersedia dalam ukuran 43 mm, 47 mm, dan 51 mm. Garmin menyediakan pilihan layar AMOLED dan Solar pada lini tersebut.
Perangkat dilengkapi GPS multi-band serta sejumlah sensor untuk aktivitas outdoor, termasuk altimeter, barometer, kompas, Pulse Ox, dan ECG. Garmin juga membekali Fenix 8 dengan fitur pemetaan serta lampu LED pada varian tertentu.
Untuk pemantauan latihan, Fenix 8 memiliki fitur seperti Training Readiness, Training Status, Body Battery, Sleep Coach, serta berbagai metrik performa olahraga.
Garmin Fenix 8 AMOLED 47 mm memiliki daya tahan baterai hingga 16 hari dalam mode smartwatch. Dalam mode GPS, baterai dapat bertahan hingga 47 jam.
Untuk pasar Indonesia, Garmin memasarkan Fenix 8 AMOLED dengan harga mulai Rp17.999.000 hingga Rp21.599.000, tergantung varian. Sementara Fenix 8 Solar 47 mm dengan bezel titanium dibanderol Rp19.799.000, sedangkan versi 51 mm mencapai Rp21.599.000. Garmin Fenix 8 juga memiliki ketahanan air 10 ATM serta speaker dan mikrofon untuk panggilan dan perintah suara.
(mef/wep)































