Logo Bloomberg Technoz

Laporan ini secara khusus menyoroti Uni Eropa (UE), yang memiliki kebijakan iklim untuk mendorong alternatif minyak bumi, tetapi membatasi peran bahan bakar yang berasal dari tanaman.

"TINDAKAN: Terus mencegah pengaruh UE terhadap kebijakan yang diadopsi oleh mitra dagang AS yang membatasi biofuel, serta meluruskan kampanye misinformasi mereka," demikian bunyi laporan tersebut.

Laporan itu juga menyatakan AS akan terus menjalin komunikasi dengan badan-badan PBB yang menyusun kebijakan bahan bakar alternatif, termasuk Organisasi Maritim Internasional (IMO), guna memastikan bahwa "negara-negara lain, seperti Brasil, tidak merancang aturan yang menutup akses bagi biofuel Amerika."

Gagasan lainnya mencakup upaya mendorong mitra dagang seperti Meksiko dan India untuk mengimpor lebih banyak etanol AS, serta mengatasi tantangan implementasi di negara-negara yang telah menetapkan mandat pencampuran bahan bakar, tetapi kesulitan memenuhinya.

Ekspor etanol AS mencapai rekor tertinggi pada 2025 dan terus menunjukkan tren kenaikan sepanjang paruh pertama 2026, didorong oleh meningkatnya penggunaan etanol secara global sebagai bahan campuran bensin, menurut laporan terpisah USDA yang dirilis pekan ini.

Peningkatan ekspor ini mencerminkan keberadaan Presiden AS yang "bersedia melakukan apa pun yang diperlukan untuk menjangkau pasar-pasar tersebut," ujar Menteri Pertanian Brooke Rollins dalam sebuah acara pada Selasa yang diselenggarakan oleh kelompok industri biofuel, Growth Energy.

Namun, ketergantungan industri etanol yang makin besar pada ekspor sebagian mencerminkan kesulitan dalam meningkatkan penjualan di dalam negeri.

Berbagai usulan untuk menghapus pembatasan penjualan bensin dengan kandungan etanol hingga 15%—yang dikenal sebagai campuran E15—telah terhambat di Kongres tahun ini akibat penolakan keras dari perusahaan-perusahaan minyak.

(bbn)

No more pages