Alasan Prabowo Tetap Pergi ke KTT BRICS Saat RI Didera Karhutla
Dovana Hasiana
12 September 2026 12:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Badan Komunikasi Pemerintah memberikan penjelasan mengenai alasan Presiden Prabowo Subianto tetap bertolak ke India untuk hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-18 BRICS di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
Badan Komunikasi menjelaskan kunjungan luar negeri Kepala Negara merupakan bagian dari pelaksanaan hubungan luar negeri Indonesia dan tidak menghilangkan tanggung jawab pemerintah dalam menangani persoalan domestik.
"Dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan 2026, pemerintah tetap menjalankan operasi secara terkoordinasi melalui berbagai kementerian atau lembaga," sebagaimana dikutip melalui keterangan tertulis Badan Komunikasi, Sabtu (12/9/2026).
Badan Komunikasi menyatakan Prabowo juga melakukan peninjauan langsung ke wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan serta memberikan arahan mengenai penguatan operasi pemadaman, termasuk penambahan helikopter untuk penyiraman air dari udara (water bombing), personel, pompa air, serta pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.
Per 10 September 2026, telah teridentifikasi sebanyak 90 titik api (fire spot) dengan estimasi luas lahan mencapai 212,3 hektare. Lahan seluas 141,1 hektare yang terbakar telah berhasil dikendalikan.





























