Logo Bloomberg Technoz

5 Agenda Utama yang Diusung Indonesia dalam KTT BRICS 2026

Dovana Hasiana
12 September 2026 13:10

Presiden Prabowo Subianto tiba di Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi, India, Jumat (11/9). /Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto tiba di Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi, India, Jumat (11/9). /Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Bloomberg Technoz, Jakarta – Badan Komunikasi Pemerintah mengatakan setidaknya terdapat lima agenda utama yang diusung delegasi Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-18 BRICS di New Delhi, India pada 12—13 September 2026.

Pertama, Indonesia mendorong penguatan tata kelola global dan reformasi sistem perdagangan dunia yang inklusif, terbuka, dan nondiskriminatif dengan Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO) sebagai fondasi utama.

Kedua, Indonesia mendorong penguatan kerja sama dalam menghadapi perubahan iklim dan mewujudkan keadilan ekologis global. Dalam forum BRICS 2026, Indonesia menekankan bahwa perlindungan ekosistem dan ketahanan iklim merupakan bagian penting dari pembangunan berkelanjutan,” sebagaimana dikutip melalui keterangan tertulis Badan Komunikasi, Sabtu (12/9/2026).


Ketiga, Indonesia mendukung penguatan New Development Bank (NDB). Saat ini, Indonesia masih menyelesaikan proses internal untuk bergabung sebagai anggota NDB. 

Keempat, Indonesia aktif dalam agenda kekayaan intelektual. Indonesia membawa inisiatif mengenai tata kelola royalti digital global dan sebelumnya telah memperkenalkan Protokol Jakarta dalam forum BRICS Intellectual Property Offices.