Sebanyak 868 relawan kesehatan telah dimobilisasi ke seluruh wilayah terdampak gempa. Dari jumlah tersebut, Kemenkes mengirimkan 366 relawan dalam dua batch.
Pada 24 Agustus 2026, sebanyak 206 relawan diberangkatkan, kemudian pada 7 September 2026 sebanyak 160 relawan.
"Jadi Kemenkes melepaskan 366 orang. Sisanya adalah dari anggota profesi, kemudian LSM, akademisi, dan juga dari pemerintah," ujar Widyawati.
Selain tenaga kesehatan, Kemenkes juga memobilisasi logistik kesehatan. Di enam kabupaten, pemerintah menyiapkan 10 tenda rumah sakit lapangan, lima unit oxygen concentrator, delapan emergency kit, 16.000 masker, 17.600 handscoon, dan 444 paket PMT.
(dec/del)
No more pages
































