Saham AS dibuka melemah dan imbal hasil obligasi pemerintah naik setelah investor meningkatkan taruhan terhadap kenaikan suku bunga The Fed.
“Dengan data IHP secara keseluruhan yang masih relatif tinggi, The Fed tampaknya akan menaikkan suku bunga tahun ini meskipun tidak melakukannya bulan ini,” kata Stephen Brown, kepala ekonom Amerika Utara di Capital Economics, dalam sebuah catatan.
Laporan tersebut menunjukkan harga tiket pesawat serta layanan perawatan rumah sakit rawat inap dan rawat jalan mencatat kenaikan kuat pada Agustus, sementara indeks jasa hukum melonjak 1,7%, kenaikan terbesar sejak data tersebut mulai dicatat pada 2009. Komponen-komponen tersebut menjadi perhatian khusus The Fed karena berkontribusi terhadap indikator inflasi pilihannya, yakni indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi atau personal consumption expenditures (PCE).
Biro Analisis Ekonomi AS (Bureau of Economic Analysis/BEA) dijadwalkan merilis data harga PCE Agustus, bersama dengan data pendapatan dan pengeluaran, pada 30 September. Mulai laporan tersebut, BEA akan mengubah metode pengukuran harga untuk sejumlah kategori, termasuk jasa hukum, perangkat lunak komputer, dan jasa konsultasi investasi, yang menurut banyak ekonom diperkirakan akan menghasilkan angka PCE yang lebih rendah.
Pembangunan pusat data juga menjadi salah satu sumber tekanan harga tahun ini. Biaya komponen dan aksesori elektronik naik 3,4%, meskipun harga komputer dan peralatan komputer hanya meningkat 0,2%, sementara indeks biaya konstruksi yang lebih luas relatif tidak berubah.
Rincian dalam laporan IHP mengenai margin jasa perdagangan grosir dan ritel menjadi sorotan untuk melihat sejauh mana perusahaan menanggung biaya terkait tarif atau meneruskannya kepada konsumen. Pada Agustus, margin tersebut turun 0,2%.
Meskipun banyak pungutan tarif dibatalkan oleh Mahkamah Agung awal tahun ini, pemerintahan Trump menggunakan kewenangan lain untuk mengenakan tarif terhadap impor. Perundingan antara AS dan Kanada mengenai gencatan perang dagang gagal pada Agustus, yang mendorong pemerintahan Trump menerapkan tarif 50% terhadap barang-barang Kanada senilai miliaran dolar AS. Kanada membalas dengan mengenakan bea sebesar 15% hingga 50% terhadap ratusan produk AS.
Laporan pemerintah terpisah yang juga dirilis Kamis menunjukkan jumlah pengajuan tunjangan pengangguran relatif tidak berubah di level 206.000.
(bbn)































