Logo Bloomberg Technoz

ADB: China Tetap Pasar Terbesar Investasi Energi Bersih, AS Kalah

Redaksi
08 September 2026 17:30

Baling-baling turbin angin di pabrik Ming Yang di Baotou, Mongolia Dalam, China. (Qilai Shen/Bloomberg)
Baling-baling turbin angin di pabrik Ming Yang di Baotou, Mongolia Dalam, China. (Qilai Shen/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asian Development Bank (ADB) mengungkap China tetap menjadi pasar terbesar di dunia untuk investasi energi ramah lingkungan, diikuti oleh India, dan berpotensi berada di peringkat kedua setelah Amerika Serikat.

Direktur Transisi Energi dari Kantor Sektor Energi ADB, Pradeep Tharakan menyoroti contoh-contoh negara-negara yang muncul sebagai pemimpin dalam adopsi teknologi ramah lingkungan di seluruh kawasan.

Meski Norwegia memiliki pangsa kendaraan listrik (EV) tertinggi di dunia dalam penjualan mobil baru, Nepal berada di peringkat kedua, kata Tharakan, seraya mengaitkan hal ini dengan sistem kelistrikan berbasis tenaga air di negara tersebut, yang memungkinkan pengemudi mengurangi ketergantungan pada minyak impor.


"Kami melihat adanya lompatan besar yang signifikan," kata Tharakan kepada Platts—bagian dari S&P Global Energy—dalam wawancara daring, dikutip Selasa (8/9/2026).

Lompatan yang dia maksud merupakan peningkatan pesat kapasitas pembangkit listrik tenaga surya terdistribusi selama tiga hingga lima tahun terakhir.