Hacker Dilaporkan Bisa Curi Token Claude dari Pelanggan Berbayar
Merinda Faradianti
09 September 2026 18:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Peretas atau hacker dilaporkan mencuri token dari pelanggan berbayar layanan kecerdasan buatan (AI) Claude. Token tersebut digunakan untuk mengakses akun dan menghabiskan kuota penggunaan pelanggan.
Kasus ini terungkap setelah Grant De Swardt, konsultan AI independen di East Sussex, Inggris, menemukan penggunaan token pada akun Claude Max 20x miliknya meningkat pada 4 Agustus 2026, meski ia tidak sedang bekerja.
Keesokan harinya, De Swardt menonaktifkan berbagai layanan yang terhubung dengan Claude dan tidak menggunakan layanan tersebut. Namun, penggunaan token kembali meningkat.
“Dalam jeda terkontrol yang paling jelas, itu meningkat dari 45% menjadi 55%. Sementara saya tidak melakukan pekerjaan, tugas Cowork yang dijadwalkan dijeda atau diselesaikan, Dispatch/eksekusi cloud dinonaktifkan, dan tidak ada tugas Kode Claude lokal aktif yang sesuai,” kata De Swardt, dikutip dari TechCrunch, Rabu (9/9/2026).
De Swardt kemudian menghubungi Anthropic untuk meminta rincian penggunaan token. Perusahaan tidak memberikan daftar penggunaan secara terperinci, tetapi mengakui adanya masalah pada akunnya.


































