Indef Desak Insentif EV Berbasis TKDN & Riset, Bukan Spek Baterai
Sabrina Mulia Rhamadanty
09 September 2026 14:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Institute for Development of Economics and Finance Green Transition Initiative (Indef GTI) mengatakan rencana insentif untuk kendaraan dalam bentuk pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) tidak boleh hanya mengacu pada spesifikasi baterai.
Direktur Indef GTI Imaduddin Abdullah skema pemberian insentif juga harus mengedepankan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) serta aktivitas riset dan pengembangan atau research and development (R&D).
Tujuannya adalah untuk mendorong investasi yang benar-benar memberikan dampak nilai tambah bagi industri EV dalam negeri.
“Pemerintah dapat memberikan insentif lebih besar kepada investasi yang menciptakan nilai tambah domestik lebih tinggi. Misalnya berdasarkan TKDN, produksi sel baterai di Indonesia, penggunaan material yang diproses domestik, keterlibatan pemasok lokal, penciptaan lapangan kerja, serta investasi R&D,” kata Imaduddin saat dihubungi, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut sangat selaras dengan temuan riset yang dilakukan oleh lembaganya.





























