Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Mau Perluas Kerjasama dengan Rusia: Energi Hingga Pangan

Dovana Hasiana
03 September 2026 18:20

Presiden Prabowo Subianto menghadiri pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). (Biro Setpres)
Presiden Prabowo Subianto menghadiri pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). (Biro Setpres)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mendorong kerja sama dengan Rusia yang lebih besar dan tidak hanya sekadar perdagangan barang. Hal ini disampaikan Prabowo di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela Eastern Economic Forum 2026 di Vladivostok pada hari ini, Kamis (03/09/2026). 

Misalnya, di sektor energi, Indonesia menyambut kerja sama dengan Rusia yang dapat meningkatkan produktivitas eksplorasi, produksi, dan pengolahan minyak dan gas. Prabowo mengatakan Indonesia membutuhkan pengetahuan dan investasi di bidang energi terbarukan, jaringan listrik pintar, serta energi nuklir untuk tujuan damai, termasuk teknologi modular maupun skala penuh dengan menerapkan standar keselamatan tertinggi.

"Dalam ketahanan pangan, kami melihat peluang untuk bekerja sama dengan Rusia dalam teknologi pertanian, benih unggul dan pembiakan ternak, mekanisasi pertanian, pengolahan pangan, serta produksi pupuk bersama," ujar Prabowo, Kamis (03/09/2026). 


Dalam industrialisasi, Prabowo mengatakan Indonesia dan Rusia harus bersama-sama menciptakan nilai tambah. Indonesia menyambut kemitraan dalam hilirisasi serta produksi barang-barang yang digunakan masyarakat sehari-hari. Misalnya, makanan, produk rumah tangga, pakaian, furnitur, obat-obatan, hingga elektronik.

"Kami juga menyambut kerja sama Rusia dan Indonesia di bidang antariksa, pendidikan tinggi, dan transportasi," ujarnya.