Oleh karena itu, Prabowo secara langsung menyampaikan pesan kepada dunia usaha di Rusia untuk datang dan bekerja sama dengan Indonesia. Dari kerja sama tersebut, Prabowo meyakini Indonesia dan Rusia juga bisa menjangkau pasar yang lebih luas di ASEAN dan kawasan Indo-Pasifik.
Di sisi lain, Prabowo mengatakan Indonesia telah membentuk Badan Pengelola Investasi Danantara dengan aset kelolaan senilai US$1 triliun. Menurutnya, Danantara dapat menjadi jembatan tempat bagi pasar modal Rusia dan Indonesia bertemu.
"Danantara dan lembaga pengelola investasi Rusia, Russian Direct Investment Fund (RDIF), dapat bergerak dari sekadar mengidentifikasi peluang menjadi pembiayaan bagi proyek-proyek yang layak secara finansial," ujarnya.
(dov/frg)
No more pages





























