Logo Bloomberg Technoz

InJourney Siapkan Husein Sastranegara Layani Rute Internasional


Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airport) Muhammad Rizal Pahlevi. (Dok. Bloomberg Technoz)
Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airport) Muhammad Rizal Pahlevi. (Dok. Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bandara Husein Sastranegara Bandung membuka peluang kembali melayani penerbangan internasional pada Oktober 2026. PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports saat ini berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mempersiapkan operasional tersebut.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad Rizal Pahlevi mengatakan penerbangan internasional ditargetkan mulai dibuka pada Oktober dan diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

"Iya, sekarang sedang dalam persiapan tentunya Kementerian Perhubungan dan Angkasa Pura telah berkoordinasi dalam waktu time frame mungkin hitungan bulan ke depan. Kami perkirakan di bulan Oktober. Tapi mudah-mudahan akan bisa tidak hanya di Oktober tapi ber-kontinyu," kata Rizal.

Rencana tersebut menyusul optimalisasi Bandara Husein Sastranegara untuk kembali melayani pesawat jet berbadan sedang atau narrow body sekelas Boeing 737-800.

Kementerian Perhubungan pada 23 Juli 2026 menerbitkan Sertifikat Bandar Udara (SBU) Nomor 005.1/SBU/VII/2026 bagi PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara sebagai persyaratan untuk melayani operasional pesawat jenis tersebut.

12 Rute Domestik Sudah Dilayani

Suasana di Bandara Husein Sastranegara Bandung (dok. Bloomberg Technoz)

Setelah optimalisasi, Bandara Husein Sastranegara saat ini melayani 12 rute penerbangan domestik. Rute tersebut mencakup Palembang, Lampung, Yogyakarta, Denpasar, Medan, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Batam, Padang, Pontianak, dan Pekanbaru.

Rizal mengatakan pengembangan rute domestik masih terbuka seiring dengan kapasitas Bandara Husein Sastranegara. Jalur Sumatera dan Bali menjadi salah satu area yang berpotensi terus dikembangkan.

"Iya, saya kira secara kapasitas Husein sendiri untuk domestik tentu jalur Sumatera dan juga jalur Bali yang seperti sekarang ini. Jadi beberapa rute tentu akan dikembangkan, tidak tertutup hanya rute-rute yang existing dan bahkan ini terus berkembang," ujarnya.

Menurut Rizal, Bandara Husein Sastranegara juga memiliki kapasitas untuk melayani rute regional maupun internasional. Angkasa Pura Indonesia menyatakan kesiapan untuk mengembangkan konektivitas sesuai kapasitas dan peruntukan bandara.

"Begitu juga internasional ada beberapa potensi yang secara airport capacity dan peruntukannya kami Angkasa Pura menyatakan kami siap untuk melayani rute domestik dan juga regional ataupun internasional. Terima kasih," kata Rizal.

Dari sisi infrastruktur, terminal penumpang Bandara Husein Sastranegara memiliki luas 12.000 meter persegi dengan kapasitas mencapai 3,4 juta penumpang per tahun.

Terminal tersebut didukung 26 konter check-in dan enam unit self check-in kiosk. Area pengambilan bagasi juga telah dilengkapi conveyor belt terbaru untuk mendukung pelayanan penumpang.

InJourney Airports sebelumnya melakukan renovasi dan beautifikasi di sejumlah area bandara, mulai dari sisi udara, terminal penumpang hingga sisi darat.

Konsep baru Bandara Husein Sastranegara menggabungkan desain modern dengan kearifan budaya Jawa Barat. Pengembangan tersebut ditujukan untuk memberikan pengalaman dan nuansa yang lebih nyaman bagi pengguna jasa bandara.

Maskapai Baru Segera Diumumkan

Kesiapan layanan Bandara Husein Sastranegara Bandung (dok. Bloomberg Technoz)

Rizal mengatakan terdapat potensi penambahan maskapai yang akan beroperasi di Bandara Husein Sastranegara. Namun, nama maskapai tersebut belum diumumkan secara resmi.

"Dalam waktu dekat akan kita umumkan secara resmi," kata Rizal.

Dia mengatakan Bandara Husein Sastranegara memiliki sejarah melayani penerbangan internasional, termasuk rute Singapura dan Kuala Lumpur.

"Tentu ini sejarahnya bahwa Husein pernah terbang dengan rute Singapura, Kuala Lumpur, dan mungkin hari ini juga jumlah airline-nya akan juga bertambah dari sebelumnya. Nah ini saya kira adalah efek positif yang direspon oleh airline itu sendiri dan tentunya para calon penumpang," ujarnya.

Rencana pembukaan kembali rute internasional dan potensi penambahan maskapai menjadi bagian dari pengembangan konektivitas Bandara Husein Sastranegara.

Dengan dukungan sertifikasi, kapasitas terminal, pengembangan fasilitas, serta perluasan jaringan penerbangan, InJourney Airports menyiapkan Bandara Husein Sastranegara untuk melayani konektivitas domestik, regional, hingga internasional.