Logo Bloomberg Technoz

Lebih lanjut, Manager Communication Relations & CID PHI Dony Indrawan menyatakan pemadaman api tersebut dihadapi dengan cuaca panas yang meningkatkan risiko kekeringan vegetasi dan rambatan api, terutama di kawasan bergambut.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang terus bekerja di lapangan. Mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, pemadam kebakaran, relawan, hingga masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memastikan keselamatan pekerja dan masyarakat sekaligus melindungi lingkungan,” kata Dony.

Sekadar catatan, PHI merupakan bagian subholding hulu migas Pertamina yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas di Regional 3 Kalimantan yang meliputi Zona 8, Zona 9, dan Zona 10.

Adapun, karhutla di sekitar wilayah kerja (WK) hulu migas juga terjadi di wilayah Sumatra Selatan.

Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 melalui Pertamina EP Ramba Field memadamkan karhutla di sejumlah titik di sekitar wilayah operasi di Musi Banyuasin dan Banyuasin.

Pemadaman dilakukan bersama dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Sejak 19 Juli 2026, tim pemadam kebakaran PEP Ramba Field telah melakukan 17 kali pemadaman karhutla.

"Kesigapan tim pemadam kebakaran Pertamina EP Ramba Field dalam membantu pemadaman karhutla menjadi cerminan bahwa kami tidak hanya berfokus mendukung ketahanan energi nasional, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi," kata Senior Manager Pertamina EP Ramba Field Hanif Setiawan, dalam siaran pers, Kamis (27/8/2026).

Hanif menyatakan pada Senin (24/8/2026), perseroan melakukan pemadaman di Desa Ramba Jaya, Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin. Lokasi karhutla tersebut berada dekat dengan fasilitas produksi RB-01.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, lanjut dia, PEP Ramba Field menerjunkan tim pemadam kebakaran dan menjinakkan api sehingga tidak meluas. 

Karhutla juga terjadi di sekitar fasilitas gas alam cair atau liquified natural gas (LNG) Tangguh, yakni di wilayah Teluk Bintuni, Papua Barat.

Kebakaran hutan tersebut sebelumnya mulai terdeteksi di beberapa titik yang berada di sekitar area luar perimeter fasilitas Tangguh LNG sejak Jumat malam (21/8/2026). 

Corporate Communications Strategist BP Indonesia, Wigra Hanafiah, menjelaskan bahwa langkah penanganan yang cepat langsung dilakukan begitu titik api terdeteksi demi meminimalkan risiko eskalasi.

“Tim Tangguh telah secara aktif merespons situasi kebakaran hutan tersebut dengan melakukan berbagai upaya mitigasi untuk mencegah api semakin mendekati fasilitas kami maupun masyarakat di sekitar area operasi,” ungkap Wigra saat dihubungi, Kamis (27/8/2026).

Meski jarak titik api terbilang dekat dengan kawasan kilang dan pemukiman warga, Wigra menyebut tim tanggap darurat perusahaan telah disiagakan untuk melokalisasi kobaran api agar tidak menembus batas aman operasional.

"Untuk mempercepat pemadaman dan pencegahan penyebaran api, BP Indonesia telah berkoordinasi dengan otoritas sektor migas dan penanggulangan bencana termasuk dengan SKK Migas serta Kementerian ESDM," ungkapnya.

(azr/ros)

No more pages