Logo Bloomberg Technoz

IHSG & Bursa Asia Berguguran Pasar Tunggu Pidato Bos The Fed

Muhammad Julian Fadli
24 August 2026 15:55

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lautan merah tercipta di bursa saham Asia pada perdagangan siang hari ini, Senin (24/8/2026), termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh di simposium Jackson Hole amat dinanti investor yang akan mencerna arah kebijakan moneter.

Pada perdagangan Sesi II, IHSG menyentuh posisi 6.488. Terpangkas 0,57% dibanding penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Sementara indeks KOSPI (Korea Selatan), Hang Seng (Hong Kong), Shenzhen Comp. (China), CSI 300 (China), TAIEX (Taiwan), SETI (Thailand), NIKKEI 225 (Jepang), Shanghai Composite (China), SENSEX (India), Straits Times (Singapura), dan KLCI (Malaysia) melemah masing-masing 3,12%, 2,02%, 1,67%, 1,21%, 1,02%, 0,83%, 0,74%, 0,59%, 31%, 0,15%, dan 0,03%.


Melemahnya sejumlah bursa saham Benua Kuning tersulut kehati–hatian investor jelang pidato Kevin Warsh, perdana sebagai Gubernur The Fed. Pasar sedang dinamis, salah satunya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) yang masih tinggi.

Warsh berada di bawah tekanan untuk bertindak lebih seperti para pendahulunya dan memberikan panduan yang lebih jelas mengenai bagaimana The Fed mungkin bereaksi.