Logo Bloomberg Technoz

ANGGARAN ENERGI

Kuota LPG 3 Kg 2027 Dipangkas, ESDM Mau Tata Basis Data Subsidi

Sabrina Mulia Rhamadanty
30 September 2026 18:30

Warga mengantre untuk mendapatkan LPG 3 kg di Cibodas, Kota Tangerang, Banten, Senin (3/2/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga mengantre untuk mendapatkan LPG 3 kg di Cibodas, Kota Tangerang, Banten, Senin (3/2/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan akan mengoptimalkan integrasi basis data untuk mengendalikan penyaluran subsidi, seiring dengan pemangkasan kuota LPG 3 kilogram (kg) pada 2027.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman menjelaskan pemerintah telah memiliki data acuan dari PT Pertamina (Persero). 

Data tersebut kemudian disempurnakan melalui sinkronisasi dengan data milik Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta data kepemilikan kendaraan dari Kepolisian Republik Indonesia.


“Kita sudah punya data sama Pertamina, disempurnakan dengan Dukcapil, disempurnakan lagi nanti dengan data dari kepolisian terkait kendaraan. Nah, itu nanti dilakukan penataan,” ungkap Laode saat ditemui awak media di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (30/9/2026).

Warga antre mendapatkan LPG 3 kg (gas melon) di pangkalan gas Ariestianto, Ceger Raya,Tangsel, Kamis (6/22025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)