Kehadiran PFII dan Dampaknya untuk Sektor Properti
Redaksi
18 August 2026 14:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rencana pemerintah untuk membangun Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap sektor properti. Namun, sentimen ini belum sepenuhnya tercermin dari pergerakan harga saham.
Malahan, IDXPROPERT yang menjadi ukuran pergerakan saham properti dan real estate di bursa cenderung berbalik minus di tengah tren penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG).
IDXPROPERT minus 0,62% ke level 812,12 saat penutupan perdagangan sesi I, Selasa (18/8/2026). Sementara itu, IHSG cenderung menguat 1,26% ke level 6.482.
Dari lantai bursa, saham properti kongsi Aguan dan Grup Salim PT Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) relatif bergerak sideways. Saham PANI dan CBDK masing-masing menguat minor 0,41% dan 1,09% pada perdagangan sesi I hari ini.
Sementara itu, saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) ikut bergerak landai sampai penutupan perdagangan sesi I hari ini.




























