RAPBN 2027: Subsidi Energi Rp272,9 T, Naik 20% Outlook APBN 2026
Azura Yumna Ramadani Purnama
18 August 2026 08:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pemerintah mematok anggaran subsidi energi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 senilai Rp272,9 triliun, naik sekitar 20,1% dibandingkan dengan outlook APBN 2026 yang dipagu Rp227,3 triliun.
Hal itu terungkap dalam Buku II Nota Keuangan RAPBN 2027 yang dilansir pemerintah pada Senin (17/8/2028).
“Pada RAPBN Tahun Anggaran 2027, subsidi energi direncanakan sebesar Rp272,9 triliun atau meningkat sebesar 20,1% apabila dibandingkan dengan outlook [APBN] Tahun [Anggaran] 2026 sebesar Rp227,3 triliun,” tulis Buku II Nota Keuangan RAPBN 2027 tersebut.
Secara terperinci, anggaran subsidi Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) Solar dan minyak tanah (kerosene) dipatok sejumlah Rp28,7 triliun dalam RAPBN 2026 atau naik 8,71% dari outlook APBN 2026 senilai Rp26,4 triliun.
Lebih lanjut, pemerintah menegaskan bakal tetap memberikan subsidi terhadap JBT Solar senilai Rp1.000/liter, dengan kuota subsidi Solar dipatok sebanyak 19,56 juta kl dan minyak tanah sejumlah 539.000 kl.




























