Kemudian Universitas Michigan mengumumkan indeks sentimen konsumen periode Agustus berada di 51. Turun lumayan dalam dari posisi Joli yang sebesar 55,2 dan di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan di 54,5.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga tinggi.
Analisis Teknikal
Lantas bagaimana prediksi harga emas untuk hari ini, Selasa (18/8/2026)? Apakah bisa naik lagi atau malah terkoreksi?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas nyaman di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 66. RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish.
Namun indikator Stochastic RSI 14 hari sudah menyentuh 93. Cukup jauh di atas 80, yang berarti sangat jenuh beli (overbought).
Untuk perdagangan hari ini, harga emas kemungkinan berisiko turun. Target support terdekat ada di US$ 4.386/troy ons yang menjadi Moving Average (MA) 5. Support lanjutan ada di MA-10 yaitu US$ 4.352/troy ons.
Target paling pesimistis ada di US$ 4.342/troy ons.
Namun kalau harga emas masih kuat menanjak, maka US$ 4.439/troy ons bisa menjadi target resisten terdekat. Target paling optimistis ada di US$ 4.555/troy ons.
(aji)




























