Logo Bloomberg Technoz

KAI Tutup 172 Perlintasan Sebidang Buntut Insiden Argo Bromo

Ibnu Affan
02 October 2026 13:40

Petugas bekerja di gerbong KRL yang bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Krisrianto)
Petugas bekerja di gerbong KRL yang bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Krisrianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI resmi menutup sebanyak 172 titik perlintasan sebidang sepanjang tahun ini. Langkah tersebut berdasarkan hasil tindak lanjut salah satu rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) imbas insiden di Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu.

“Fokus kami adalah menyelesaikan rekomendasi KNKT dengan cepat dan tepat. Yang bisa langsung dilakukan, kami jalankan," ujar Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, Jumat (2/10/2026).

Secara total, kata Bobby, dalam insiden tabrakan KA 4B Argo Bromo Anggrek dan KA 5568A Commuter Line atau KRL, KNKT memberikan sebanyak enam rekomendasi perbaikan kepada KAI.


Berapa di antaranya mencakup penguatan komunikasi dan prosedur keselamatan, evaluasi kondisi pendukung kerja masinis, pengendalian perjalanan, serta peningkatan kemampuan personel dalam mengenali potensi bahaya.

"Sejumlah tindak lanjut telah berjalan melalui penyempurnaan prosedur, peningkatan pelatihan, evaluasi sistem kerja, serta kajian pada aspek operasional yang direkomendasikan KNKT," tutur dia.