Data Ritel AS Melemah, Harga Emas Naik Dekati Level US$4.400/Ons
News
17 August 2026 16:00

Yihui Xie-Bloomberg News
Bloomberg, Harga emas melanjutkan kenaikan selama dua minggu, seiring melemahnya data penjualan ritel AS hingga menekan nilai dolar AS, sehingga membuat emas batangan lebih murah bagi sebagian besar pembeli.
Harga emas sempat naik hingga 0,9% sebelum sedikit terkoreksi dan diperdagangkan di kisaran US$4.400 per ons, setelah menutup minggu sebelumnya dengan kenaikan hampir 1%. Data terbaru AS menunjukkan penurunan baik pada sentimen konsumen maupun penjualan ritel, yang membantu meredakan kekhawatiran akan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat—faktor yang biasanya menjadi hambatan bagi emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil (bunga).
Indeks dolar AS turun 0,2% pada hari Senin, membuat emas batangan yang dihargai dalam mata uang tersebut menjadi lebih murah. Kurva imbal hasil—yang mengacu pada selisih antara imbal hasil obligasi pemerintah (Treasury) jangka panjang dan jangka pendek—juga mengalami peningkatan kemiringan (menjadi lebih curam).
"Pasar tidak meyakini bahwa The Fed benar-benar bersikap hawkish dalam waktu dekat," ujar Justin Lin, seorang analis di Global X ETFs.
































