Logo Bloomberg Technoz

Bursa Mineral Baru RI Diramal Lebih Menantang dari Milik Bappebti

Sabrina Mulia Rhamadanty
15 August 2026 13:20

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Rencana pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) dinilai bakal lebih menantang dari fungsi bursa berjangka eksisting di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Analis komoditas dan Direktur Utama PT Doo Financial Futures Ariston Jendra mengatakan bursa komoditas berjangka yang masih berjalan hingga saat ini di bawah Bappebti Kementerian Perdagangan sudah berdiri sejak 2000.

“Dalam perjalanannya, bursa [di Bappebti] pun masih kesulitan menjadi pembentuk harga. Jadi bursa [BMKS] yang baru ini butuh effort yang lebih besar lagi,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (15/8/2026). 


Ariston mengaku belum mengetahui detail mekanisme ekspor yang akan dilakukan oleh Bursa Mineral dan Komoditas Strategis yang baru diumumkan Presiden Prabowo Subianto kemarin, sehingga belum dapat berkomentar banyak.

“Apakah ada harga standar untuk komoditas tertentu atau bagaimana? Apakah semua ekspor harus tunduk dengan harga tersebut? Ini semua tergantung regulasi yang akan diberlakukan,” ujarnya.