Harga di Bawah Rp50, GoTo Ungkap Fundamental & Strategi Korporasi

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) diperdagangkan di bawah Rp50 setelah Bursa Efek Indonesia menerapkan batas harga minimum baru sebesar Rp1. Di tengah penyesuaian harga saham, kinerja kuartal II 2026 menunjukkan pertumbuhan bisnis dan perbaikan profitabilitas GoTo.
GoTo mencetak laba bersih selama dua kuartal berturut-turut. Setelah membukukan laba Rp171 miliar pada kuartal I 2026, perseroan kembali mencatat laba Rp252 miliar pada kuartal II 2026.
Pertumbuhan bisnis juga terlihat dari pendapatan bersih. Pada kuartal II 2026, pendapatan bersih GoTo mencapai Rp5,7 triliun, meningkat 31% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Basis pengguna GoTo turut bertambah. Jumlah pengguna bertransaksi tahunan atau Annual Transacting Users naik 19% secara tahunan menjadi 71 juta pengguna.
Dari sisi profitabilitas, EBITDA Grup yang disesuaikan meningkat lebih dari dua kali lipat secara tahunan dan melampaui Rp1 triliun untuk pertama kalinya dalam satu kuartal. GoTo mempertahankan target EBITDA Grup yang disesuaikan sepanjang 2026 sebesar Rp3,2 triliun hingga Rp3,4 triliun.































