Logo Bloomberg Technoz

Sebanyak 23 Saham ARB Usai Rp50 Dilepas, Ada Saham GOTO & DADA

Muhammad Julian Fadli
28 September 2026 11:25

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjerembab di zona merah. IHSG bahkan sempat amblas hingga 1% lebih menyentuh 6.174 pada Senin (28/9/2026), tersengat sentimen putusan batas harga saham terendah (floor price) Rp50 alias saham gocap resmi dilepas Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dengan dibukanya batas harga saham gocap, maka saham yang selama ini sudah berada di level tersebut, berpotensi turun hingga ke level Rp1, yang merupakan batas harga saham terendah terbaru.

Potensi pembentukan harga hingga Rp1 terbuka lebar jika antrean jual amat besar. BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyebut, sentimen pasar tertuju pada implementasi kebijakan BEI terkait penurunan batas harga minimum saham menjadi Rp1. Terlebih perubahan tersebut juga berpotensi meningkatkan volatilitas pada saham berharga rendah. 


Melansir data Bloomberg, setidaknya ada 23 saham yang mengalami penurunan hingga jatuh Auto Reject Bawah (ARB) di hari perdana BEI membuka gembok saham gocap, atau floor price terbaru Rp1,

Berikut deretan 23 saham ARB, berdasarkan antreal jual terbesar titik terendah di pasar reguler:

  1. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB menembus 1 miliar lot saham lebih.
  2. PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 5,76 juta lot saham.
  3. PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 4 juta lot saham lebih.
  4. PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 3,31 juta lot saham.
  5. PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 2,72 juta lot saham.
  6. PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 1,69 juta lot saham.
  7. PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 1,62 juta lot saham.
  8. PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 1,45 juta lot saham.
  9. PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 1,25 juta lot saham.
  10. PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 1,17 juta lot saham.
  11. PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 915 ribu lot saham.
  12. PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 878 ribu lot saham.
  13. PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 688 ribu lot saham.
  14. PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 504 ribu lot saham.
  15. PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 485 ribu lot saham.
  16. PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 371 ribu lot saham.
  17. PT Modernland Realty Tbk (MDLN) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 305 ribu lot saham.
  18. PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 264 ribu lot saham.
  19. PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 216 ribu lot saham.
  20. PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 140 ribu lot saham.
  21. PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 104 ribu lot saham.
  22. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 316 ribu lot saham.
  23. PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) turun 14% Rp43/saham, dengan antrean jual di titik ARB mencapai 48 ribu lot saham.