Logo Bloomberg Technoz

Dalam bahasa sederhana, agen AI merupakan sistem yang tidak hanya memberikan jawaban, tetapi dapat melakukan beberapa langkah pekerjaan berdasarkan perintah pengguna.

Ambil contoh, saat pengguna meminta AI untuk membuat sebuah program komputer, agen AI dapat memecah pekerjaan tersebut menjadi beberapa tahap, menulis kode, menjalankan pengujian, menemukan kesalahan dan melakukan perbaikan.

Konsep yang sama dapat digunakan untuk pekerjaan administratif atau tugas lain yang membutuhkan beberapa langkah. NVIDIA, yang mendukung pengembangan dan implementasi Glimmer di perangkat dengan GPU konsumen, menjelaskan model tersebut dirancang untuk local agentic workflows, sehingga pekerjaan AI dapat dilakukan secara terus-menerus di perangkat pengguna. Dengan pendekatan tersebut, pengguna tidak harus selalu mengirim setiap permintaan ke pusat data.

"Murid" dari Muse Spark

Muse Glimmer bukan model yang berdiri sendiri dalam keluarga AI Meta. Model tersebut dikembangkan menggunakan teknik distillation dari Muse Spark, model AI Meta yang lebih besar. Secara sederhana, distillation dapat dianalogikan seperti guru yang sangat pintar mengajari muridnya.

Model besar seperti Muse Spark menjadi sumber pengetahuan dan kemampuan, kemudian sebagian kemampuan tersebut dipindahkan ke model yang lebih kecil agar dapat bekerja dengan kebutuhan komputasi yang lebih rendah.

Hasilnya adalah Glimmer yang lebih ringan dan dapat dijalankan pada perangkat konsumen, sementara tetap dirancang untuk menangani pekerjaan AI yang lebih kompleks dibandingkan chatbot sederhana.

Meta sejatinya telah memperkenalkan Muse Spark sebagai salah satu model utama dari Meta Superintelligence Labs. Perusahaan kini juga berencana merilis Muse Spark 1.2 dalam bentuk open-weight, mengutip laporan Reuters.

(fik/wep)

No more pages
← Prev article

Artikel Terkait

Baca Juga

Lainnya

Bloomberg Businessweek Indonesia

Z-Zone