Logo Bloomberg Technoz

Menurutnya dengan pengalaman internal yang kuat di Bank Sentral. Sebagai mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia selama dua periode serta pengalamannya mengemban tugas sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI, Destry memiliki pemahaman mendalam mengenai sistem operasional, perumusan kebijakan moneter, dan stabilitas nilai rupiah.

“Pengalamannya di jajaran pimpinan tertinggi BI membuat pasar keuangan menilai Destry memiliki kapabilitas paling siap untuk menjaga kelancaran transisi kepemimpinan dan mempertahankan kepercayaan investor serta kredibilitas bank sentral tanpa gejolak berarti.

Rahma juga mengatakan bahwa rekam jejak Destry mencakup kombinasi luas antara sektor swasta, pasar modal, dan lembaga negara. Apalagi Destry pernah berkarier sebagai Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas, Staf Khusus Menteri Keuangan, hingga anggota Dewan Komisioner LPS.

Senada,  Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian dalam kaitannya dengan pencalonan Destry berpesan bahwa independensi Bank Indonesia tetap merupakan fondasi utama kredibilitas kebijakan moneter.

Meski demikian, Ia menyebut bahwa independensi tidak berarti bekerja sendiri. Semakin kompleks tantangan ekonomi global, semakin penting koordinasi antara kebijakan moneter, fiskal, sektor keuangan dan sektor riil dengan tetap menjaga mandat dan independensi masing-masing institusi.

"Independensi dan koordinasi bukan dua hal yang saling bertentangan. Bank Indonesia harus tetap independen dalam mengambil keputusan sesuai mandatnya. Namun pada saat yang sama, koordinasi yang baik akan membuat setiap kebijakan memiliki efektivitas yang jauh lebih besar bagi perekonomian nasional,” kata Fakhrul.

Ia juga menyebut bahwa Destry merupakan salah satu teknokrat moneter paling lengkap yang pernah dimiliki Indonesia.

Menurutnya, pengalaman Destry baik di bidang akademik, pasar keuangan, perbankan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga lebih dari tujuh tahun berada di jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia menjadikannya memiliki perspektif yang utuh mengenai bagaimana kebijakan moneter bekerja, bagaimana pasar merespons kebijakan, dan bagaimana stabilitas sistem keuangan harus dijaga.

"Menurut saya, Ibu Destry Damayanti adalah salah satu teknokrat moneter paling lengkap yang pernah dimiliki Indonesia. Beliau memahami teori ekonomi, dinamika pasar keuangan, stabilitas perbankan, hingga proses pengambilan kebijakan di Bank Indonesia. Kombinasi pengalaman seperti ini sangat penting ketika tantangan bank sentral semakin kompleks,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengirimkan surpres ke DPR tentang daftar nama calon pejabat Bank Indonesia yang baru. Salah satunya, termasuk calon Gubernur Bank Indonesia untuk menggantikan Perry Warjiyo pada Senin (10/8/2026) kemarin.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, presiden mengajukan calon tunggal Gubernur BI yaitu Destry Damayanti; deputi senior yang kini mengampu Penjabat Gubernur BI Sementara.

"Hari ini atas petunjuk Presiden [Prabowo Subianto], secara resmi kami diutus dan ditugaskan menyerahkan beberapa surat presiden ke DPR. Kalau namanya tunggal satu nama yaitu Ibu Destry," ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada awak media, Senin (10/08/2026). 

Prasetyo mengatakan DPR akan segera mengumumkan nama calon tersebut sebelum menjalankan proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.

(ell)

No more pages