Logo Bloomberg Technoz

Mengungkap Shadow Bands yang Muncul pada Gerhana Matahari Total

Muhammad Fikri
10 August 2026 13:36

Ilustrasi Gerhana Matahari (Envato)
Ilustrasi Gerhana Matahari (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada 12 Agustus 2026, bakal menghadirkan sejumlah fenomena langit, salah satunya shadow bands. Fenomena berupa garis-garis cahaya dan bayangan yang bergerak cepat ini dapat muncul di permukaan tanah sesaat sebelum dan setelah Bulan menutupi Matahari sepenuhnya.

Dikutip dari NASA, Senin (10/8/2026), shadow bands merupakan pola garis gelap yang bergerak cepat dan dipisahkan oleh area terang. Fenomena tersebut biasanya sangat samar sehingga sulit diamati dan direkam.

Pola tersebut dapat terlihat seperti riak yang bergerak melintasi permukaan berwarna terang, seperti tanah, dinding, atau kain putih. Shadow bands hanya muncul dalam waktu singkat di sekitar fase totalitas dan tidak selalu terlihat pada setiap Gerhana Matahari Total.


Para ilmuwan hingga kini masih memperdebatkan penyebab fenomena tersebut.

Salah satu teori menyebut shadow bands berasal dari turbulensi di atmosfer Bumi. Ketika Matahari hanya menyisakan sabit tipis menjelang totalitas, cahaya yang melewati atmosfer dapat mengalami perubahan arah atau intensitas akibat kondisi udara, menghasilkan pola terang dan gelap di permukaan.