Logo Bloomberg Technoz

Sebanyak 346 saham menguat, dan 125 saham melemah. Sementara, 229 saham tidak bergerak.

Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, Senin (10/8/2026), mengutip BRI Danareksa Sekuritas, penguatan didukung pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II–2026 sebesar 5,29% year–on–year, kinerja emiten semester I-2026 yang relatif solid, serta inflasi Juli yang tetap terkendali di 2,88%. 

Dari eksternal, pelemahan pasar tenaga kerja AS setelah Non-Farm Payroll (NFP) bulan Juli terkontraksi 23 ribu dibanding ekspektasi penambahan 80 ribu, meningkatkan ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih dovish.

“Kami masih melihat IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan support 6.400–6.350 dan resistance 6.425–6.450,” papar BRI Danareksa.

Secara teknikal, keberhasilan bertahan di atas 6.400 menjadi sinyal positif karena level tersebut berpotensi berubah fungsi menjadi support. Peluang penguatan juga didukung net foreign buy, sehingga ruang bagi capital inflow dan kelanjutan penguatan IHSG masih terbuka.

Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah PSAB, ARCI, dan BRMS.

Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas menyebut, sentimen positif utamanya berasal dari data tenaga kerja AS yang lebih rendah dari perkiraan. Data Non-Farm Payroll (NFP) di luar dugaan mencatat pengurangan 23 ribu lapangan kerja pada bulan Juli 2026, menyusul revisi ke bawah atas penambahan 20 ribu lapangan kerja di Juni 2026. 

Data ketenagakerjaan untuk bulan Mei juga direvisi turun. Data tersebut meningkatkan ekspektasi The Fed tidak perlu menaikkan suku bunga dalam waktu dekat dan dapat mempertahankan kebijakan moneternya tetap untuk saat ini.

“Probabilitas bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan September mendatang menjadi 60,4% dari 43,2%,” mengutip analisis Phintraco pagi hari ini.

IHSG mendekati level MA20 weekly di sekitar level 6.488. Jika IHSG dapat menembus level MA20 tersebut, diperkirakan IHSG berpotensi menguji level 6.500 pada minggu–minggu ini. Turunnya peluang kenaikan suku bunga The Fed, penguatan harga emas dan koreksi harga minyak akan menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG.

Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah TLKM, EXCL, ANTM, BBRI, dan TPIA.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, menguatnya Bursa Wall Street, naiknya harga emas dan aksi beli investor asing diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 6.340–6.270 dan resistance 6.480–6.550,” terang CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham ARCI, MDKA, BRMS, BBRI, BREN, dan DSNG.

Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi menguat, didorong oleh tensi geopolitik yang lebih baik, harga minyak yang relatif stabil, nilai tukar rupiah yang stabil, serta mulai kembalinya dana asing.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG menguat,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.

Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ELSA, ITMG, dan AADI.

(fad)

No more pages