Logo Bloomberg Technoz

BGN: Minim Sanitasi, Sekolah Umum Belum Layak Bangun Dapur MBG

Muhammad Fikri
07 August 2026 19:20

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyapa staf BGN saat tiba di Kantor BGN, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyapa staf BGN saat tiba di Kantor BGN, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan pemerintah belum membuka peluang sekolah umum untuk membangun dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri karena keterbatasan infrastruktur di banyak sekolah, terutama di daerah.

Menurut dia, kondisi fasilitas dasar di sekolah umum masih sangat beragam. Bahkan, masih banyak sekolah yang belum memiliki sanitasi memadai sehingga belum siap memenuhi standar dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Jangan melihat sekolah di kota saja. Kalau Anda jalan-jalan ke SD atau SMP di daerah, jangankan kantin, toilet saja belum ada," kata Sudaryono kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/8/2026).


Dia mengatakan pembangunan dapur MBG tidak cukup hanya memanfaatkan kantin sekolah yang sudah ada. Fasilitas tersebut harus memenuhi standar keamanan pangan dan higiene sanitasi yang ditetapkan pemerintah.

"Untuk membuat fasilitas dengan standar tinggi yang aman memang tidak mudah, apalagi jumlah penerimanya sedikit. Jadi Anda juga harus melihat dari sisi itu," ujarnya.