Logo Bloomberg Technoz

Stimulus Air Bersih dan Pompanisasi Kunci Atasi El Nino

Sabrina Mulia Rhamadanty
07 August 2026 16:16

Warga melintas di tanah yang kering akibat kemarau di Jonggol, Kab. Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/8/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Warga melintas di tanah yang kering akibat kemarau di Jonggol, Kab. Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/8/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Guru Besar Ekonomi Pertanian Universitas Lampung (Unila), Prof. Bustanul Arifin, menegaskan bahwa stimulus sektor pertanian yang disiapkan pemerintah untuk menghadapi dampak kekeringan ekstrem akibat fenomena El Niño perlu difokuskan pada penyediaan air bersih dan sistem pompanisasi. 

"Pemerintah pusat dan daerah perlu menyiapkan bantuan darurat, bahan pangan, dan air bersih. Sistem pompanisasi sangat diperlukan jika kekeringan ekstrim melanda rumah tangga petani dan keluarga rentan," ujar Bustanul saat dihubungi, Jumat (7/8/2026).

Bustanul menjelaskan bahwa penyaluran air bersih dan infrastruktur pompanisasi merupakan kunci utama untuk mempertahankan daya tahan sosial dan ekonomi masyarakat perdesaan, khususnya bagi keluarga petani rentan yang terancam kehilangan sumber penghasilan akibat gagal panen.


Selain bantuan darurat teknis pengairan, Bustanul menekankan pentingnya langkah adaptasi struktural melalui rotasi tanaman dan rehabilitasi tempat penampungan air.

"Untuk antisipasi dan adaptasi musim kemarau keras seperti ini, perlu dilakukan rotasi tanaman dengan palawija yang tahan kekeringan... Pemerintah dan pemerintah daerah perlu lebih serius rehabilitasi embung air, setidaknya dengan bantuan teknologi tepat guna yang mampu dikuasai petani," tuturnya.