Logo Bloomberg Technoz

Phillips 66 mengurangi proporsi minyak mentah Timur Tengah yang masuk ke fasilitas pengolahannya hingga di bawah 1%, ujar CEO Mark Lashier pada Rabu. Perusahaan telah mengirimkan minyak mentah ringan dari ladang-ladang AS ke kilang mereka di New Jersey untuk menggantikan sebagian jenis minyak impor.

Kilang-kilang AS lain secara historis merupakan pengguna utama minyak Saudi meliputi Chevron Corp dan PBF Energy Inc. Motiva Enterprises LLC, pemilik kilang terbesar di AS yang berlokasi di Port Arthur, Texas, dimiliki sepenuhnya oleh perusahaan minyak negara Saudi dan dalam kondisi normal mengolah minyak dari Timur Tengah.

Venezuela menjadi pihak yang paling diuntungkan dari peralihan ini. Perusahaan penyulingan AS mengimpor sekitar 600.000 barel minyak mentah dari negara Amerika Latin tersebut pada Juli, naik dari sekitar 100.000 barel pada awal tahun.

Terkadang ada minggu-minggu di mana impor minyak Arab Saudi ke AS turun menjadi nol, tetapi Juli adalah kali pertama impor tersebut mencapai titik terendah selama sebulan penuh dalam lebih dari 40 tahun.

Kendati demikian, penurunan ini mungkin hanya bersifat sementara. Impor minyak mentah AS dari Arab Saudi diperkirakan akan kembali meningkat bulan ini menjadi sekitar 300.000 barel per hari—sesuai dengan pola historis terkini—menurut data Kpler.

(bbn)

No more pages