Logo Bloomberg Technoz

Peneliti Ungkap Smart Glasses Jadi Ancaman Baru Privasi di Era AI

Muhammad Fikri
06 August 2026 13:55

Google Glass, Pelopor Perangkat Kacamata Pintar. (Bloomberg)
Google Glass, Pelopor Perangkat Kacamata Pintar. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta -Meningkatnya penggunaan kacamata pintar atau smart glasses berbasis kecerdasan buatan (AI) mulai memunculkan kekhawatiran baru terkait perlindungan privasi, seperti diungkap Purdue Global Law School.

Kajian Purdue menyatkaan bahwa kacamata pintar menciptakan "privacy minefield" atau ladang ranjau privasi. Perangkat ini mampu menggabungkan kamera, mikrofon, hingga teknologi pengenalan wajah dalam perangkat yang semakin sulit dibedakan dari kacamata biasa.

Sorotan terhadap teknologi tersebut menguat setelah polisi di Skotlandia menyelidiki seorang kreator TikTok yang diduga merekam orang-orang di ruang publik menggunakan Meta Smart Glasses tanpa persetujuan.


Di Indonesia, penggunaan kacamata pintar juga menuai perhatian setelah seorang sales promotion girl (SPG) di ajang GIIAS diduga menjadi objek perekaman tanpa izin.

Menurut Purdue, perkembangan AI membuat smart glasses tidak lagi sekadar berfungsi sebagai kamera hands-free seperti generasi awal Google Glass, dikutip Kamis (6/8/2026).