Logo Bloomberg Technoz

Alasan Gambar Promosi Restoran Pakai AI Tampak Terlihat Aneh

Merinda Faradianti
16 September 2026 12:31

Penggunaan AI untuk menghasilkan atau mengedit gambar makanan juga semakin mudah dilakukan. (Diolah)
Penggunaan AI untuk menghasilkan atau mengedit gambar makanan juga semakin mudah dilakukan. (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Layanan kecerdasan buatan (AI) kini mulai merambah ke hal yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti spanduk promosi makanan.

Di tengah maraknya penggunaan AI generatif untuk membuat gambar, pelaku usaha kuliner dapat menghasilkan visual makanan untuk kebutuhan promosi tanpa harus melakukan sesi pemotretan produk.

Fenomena ini menjadi relevan bagi usaha makanan skala kecil yang membutuhkan materi promosi dengan biaya murah dan waktu singkat. Di mana, pemilik warung atau kedai cukup memasukkan perintah berupa jenis makanan, suasana, warna, hingga gaya visual. Selanjutnya, AI menghasilkan gambar yang dapat digunakan sebagai bahan desain spanduk.


Namun, kemudahan tersebut membawa persoalan lain. Gambar makanan yang dihasilkan AI tidak selalu tampak realistis. Alih-alih membuat makanan terlihat menggugah selera, sejumlah hasil AI justru menghasilkan bentuk dan tekstur yang terasa aneh. 

Persoalan tersebut berkaitan dengan cara model generatif membuat gambar. Dalam laporan The Verge, yang dikutip Rabu (16/9/2026), model tersebut tidak benar-benar memahami bagaimana makanan tersusun secara fisik.

AI Bisa Membuat Makanan Terlihat Aneh