Rupiah Menguat, Tutup Perdagangan di Rp17.930/US$
Tim Riset Bloomberg Technoz
05 August 2026 16:04

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah berhasil mempertahankan posisi penguatannya sepanjang perdagangan Rabu (5/8/2026), dan ditutup terapresiasi 0,52% ke Rp17.930/US$.
Penguatan rupiah hari ini tertopang oleh data pertumbuhan ekonomi yang lebih lebih baik dari ekspektasi pelaku pasar, meski angkanya tetap lebih lambat dari pertumbuhan kuartal sebelumnya.
Realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 tercatat sebesar 5,29%, melampaui ekspektasi ekonom dan analis yang dihimpun Bloomberg dengan hasil median di 5,1%. Namun, capaian ini juga tetap lebih rendah dari kuartal I-2026, yang sempat menyentuh 5,61%.
Di samping itu, rupiah juga terapresiasi dengan meredanya tekanan eksternal dengan melandainya harga minyak mentah ke US$79,97/barel, seiring prospek kesepakatan pembukaan Selat Hormuz kembali mengemuka.
Mata uang Asia menyambut prospek ini dengan menguat dan bertahan di zona hijau. Peso Filipina paling tajam 0,7%, disusul baht dan rupiah. Sementara, ringgit dan dolar Singapura bersama yuan relatif lebih terbatas.































