"Tapi [mungkin] ada oknum-oknum yang mengatasnamakan institusi [minta Listyo dicopot], itu biasa. Tapi saya yakin Presiden mempertahankan Pak [Listyo] Sigit karena kinerjanya cukup baik."
Sementara, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aris Marsudiyanto tidak memberikan konfirmasi atau bantahan saat ditanya mengenai kabar tersebut. Dia hanya mengatakan bahwa setiap jabatan di dunia pasti akan diganti. Namun, waktunya tergantung Kepala Negara. Meski demikian, dia kukuh tidak memberikan konfirmasi mengenai keberadaan surat presiden tersebut.
"Alah, tunggu tanggal waktunya. Jabatan di dunia pasti akan diganti, tidak ada yang tidak diganti, kan begitu, tinggal waktunya tergantung pak presiden. Hahahaha sudah lah tunggu saja," ujar Aris saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (04/08/2026).
Perlu diketahui, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo terkena isu reshuffle usai polemik Polri dengan Kejaksaan usai penyidikan terhadap Jampidsus 2022-2026 Febri Adriansyah. Kepala Negara dikabarkan kecewa karena Polri tak melapor lebih dulu sebelum menggeledah dan menetapkan Febrie sebagai tersangka.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah ada ada agenda Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan perombakan atau reshuffle kabinet Merah Putih pada Agustus 2026. Dia memastikan tak ada pejabat dalam kabinet yang akan dicopot dalam waktu dekat.
Meski demikian, dia mengatakan, Prabowo ada kemungkinan akan melantik sejumlah pejabat baru di Kabinet Merah Putih. Akan tetapi, kata dia, para pejabat baru tersebut hanya akan mengisi sejumlah kursi kosong yang ditinggal pejabat sebelumnya.
Beberapa pos kosong tersebut antara lain Wakil Menteri Pertanian yang ditinggal Sudaryono yang dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Selain itu, kursi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang ditinggal Silmy Karim usai menjadi tersangka korupsi.
"Yang kosong. Tapi memang terus terang kita belum, Bapak Presiden juga belum berdiskusi mengenai rencana adanya pergantian atau reshuffle kabinet," ujar Prasetyo.
(dov/frg)































