Logo Bloomberg Technoz

Persediaan pada pergudangan LME juga turun ke level terendah dalam lima bulan, dengan para pedagang menyebutkan pengiriman ke China sebagai penyebab kekurangan tembaga. Produsen China telah membeli secukupnya sepanjang tahun ini, sehingga persediaan tetap rendah.

Harga tembaga telah melonjak sekitar 13% tahun ini dan mencapai rekor tertinggi pada Januari. Kinerja ini didorong oleh spekulasi seputar kebijakan perdagangan AS, serta antusiasme yang mendalam terhadap prospek permintaan global yang didorong oleh transisi energi dan pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan.

Gulungan material tembaga siap kirim. dok: Lauren Petracca/Bloomberg

Pada saat yang sama, tambang-tambang baru semakin sulit ditemukan dan biayanya semakin mahal untuk dikembangkan.

Terdapat sinyal terbaru bahwa pasar LME semakin ketat, harga bergerak ke arah backwardation yang kian terjaln, sebuah struktur yang mengindikasikan adanya tekanan pada pasokan jangka pendek.

Kontrak terdekat diperdagangkan dengan premi sebesar US$99,50 per ton di atas kontrak berjangka tiga bulan, naik dari sekitar US$30 seminggu yang lalu dan merupakan selisih terbesar sejak Januari.

Harga tembaga LME naik 1,4% dan ditutup pada US$14.066,50 per ton di London. Logam dasar lainnya juga mengalami kenaikan, dengan seng naik 0,9% dan nikel ditutup 0,8% lebih tinggi. Harga tembaga Comex naik hingga US$6,6885 per pon, mendekati rekor tertinggi pada 13 Mei US$6,716 per pon.

(bbn)

No more pages