Logo Bloomberg Technoz

Hasil Studi: Aksi Serangan Siber di Afrika Masif Efek Dukungan AI

News
05 August 2026 06:50

Ilustrasi ancaman serangan siber (Diolah)
Ilustrasi ancaman serangan siber (Diolah)

Ruth Olurounbi—Bloomberg News

Bloomberg, Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mendorong lebih dari setengah kejahatan atau serangan siber di Afrika, memungkinkan para penjahat melancarkan serangan yang lebih cepat dan canggih sementara kerugian finansial terus meningkat, demikian temuan sebuah studi baru.

“Serangan siber telah muncul sebagai salah satu ancaman kriminal paling signifikan bagi kawasan ini,” kata Neal Jetton, direktur Direktorat Kejahatan Siber Interpol, dalam laporan yang dirilis hasil survei 36 negara.


“AI mengotomatiskan setiap tahap serangan siber, mulai dari pengintaian dan phishing hingga pemerasan dan pengelakan.”

Studi ini menggarisbawahi bagaimana risiko ekonomi dan keamanan semakin meningkat seiring dengan berkembangnya ekonomi digital Afrika. Kejahatan siber menimbulkan setidaknya US$5 miliar kerugian ekonomi langsung di seluruh benua pada tahun 2025, sementara kerugian finansial yang dilaporkan meningkat lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya menjadi US$484 juta, menurut laporan tersebut.