Logo Bloomberg Technoz

Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tumbuh 5,12% Kuartal II-2026

Mis Fransiska Dewi
04 August 2026 14:33

Kondisi Ekonomi Indonesia (Bloomberg Technoz)
Kondisi Ekonomi Indonesia (Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 akan berada di level 5,12%. Angka ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan kuartal I-2026 yang sebesar 5,61%. 

 Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual memproyeksikan ekonomi kuartal II-2026 hanya tumbuh sebesar 5,12%, terutama disebabkan oleh kinerja net-ekspor yang lebih lemah, seiring neraca barang Indonesia yang mulai defisit. Di sisi lain, komponen investasi diperkirakan menjadi pendorong utama, didorong oleh beberapa program pemerintah.

Kebijakan yang bisa mendorong investasi swasta menjadi salah satu hal paling mendesak untuk menjaga momentum pertumbuhan di semester II-2026. 


“Investasi diharapkan nantinya akan berdampak ke daya beli (via rekrutmen tenaga kerja), sehingga bisa mendorong belanja masyarakat di tengah ruang fiskal yang terbatas,” terang David, Selasa (4/8/2026). 

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 5,4% pada kuartal II-2026. Namun demikian, pemerintah optimistis laju pertumbuhan akan meningkat pada semester II, ditopang terjaganya likuiditas dan penerapan kebijakan fiskal yang prudent.