IHSG Diramal Rebound Efek Tren Ekonomi Domestik yang Positif
Cahya Puteri Abdi Rabbi
04 August 2026 08:02

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang rebound pada perdagangan Selasa (4/8/2026), ditopang membaiknya sejumlah indikator ekonomi domestik dan sinyal teknikal yang masih positif. Namun, penguatan diperkirakan masih dibayangi ketidakpastian konflik Amerika Serikat (AS)-Iran yang memengaruhi sentimen pasar global.
Pasar saham AS, yang kerap menjadi acuan trader seluruh dunia, terakhir ditutup positif dengan indeks S&P 500 tercatat naik 1,5% dengan sorotan mengarah pada nilai pasar Amazon.com Inc. yang tembus US$3 triliun.
Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dengan area support di 6.180 dan resistance di 6.300. Sebelumnya, indeks ditutup melemah tipis 0,03% ke level 6.234 setelah bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan.
"Sehingga diperkirakan IHSG masih berpotensi rebound dan menguji resistance di level 6.250-6.300," kata Phintraco Sekuritas dalam risetnya pada Selasa (4/8/2026).
Dari dalam negeri, aktivitas manufaktur Indonesia kembali berekspansi. Indeks PMI Manufaktur naik ke level 50,2 pada Juli 2026 dari 46,9 pada Juni, sekaligus menjadi level tertinggi sejak Februari 2026. Output produksi juga kembali meningkat setelah empat bulan berturut-turut mengalami kontraksi, meski kenaikannya masih terbatas.




























