Tidak lama berselang, Nguyen Hai Long berhasil menggandakan keunggulan Vietnam. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum dan membuat Indonesia berada dalam posisi yang sangat sulit untuk mengejar ketertinggalan.
Memasuki babak kedua, Indonesia berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun berbagai peluang yang dibangun belum mampu membongkar pertahanan Vietnam yang tampil disiplin sepanjang laga.
Sebaliknya, Vietnam kembali menunjukkan efektivitasnya. Pemain pengganti Nguyen Xuan Son sukses mencetak gol ketiga yang memastikan kemenangan telak tim berjuluk The Golden Star Warriors tersebut.
Hasil akhir 3-0 sekaligus menjadi kemenangan terbesar Vietnam atas Indonesia sepanjang sejarah pertemuan kedua negara di ajang Piala AFF. Catatan itu menjadi pencapaian penting bagi Vietnam sekaligus membalas kekalahan dengan skor identik yang pernah mereka alami saat menghadapi Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2026 di Hanoi.
Bagi Indonesia, hasil tersebut menjadi evaluasi besar menjelang pertandingan terakhir fase grup. Tim pelatih harus segera memperbaiki berbagai kelemahan apabila ingin menjaga asa tampil di semifinal.
Situasi Klasemen dan Peluang Indonesia
Kekalahan dari Vietnam langsung berdampak pada klasemen sementara Grup A. Vietnam berhasil naik ke posisi puncak klasemen dengan koleksi tujuh poin.
Jumlah poin tersebut sama dengan Singapura yang berada di posisi kedua. Namun Vietnam unggul dalam selisih gol sehingga berhak menempati peringkat pertama.
Sementara itu, Indonesia harus turun ke posisi ketiga dengan raihan enam poin. Posisi tersebut membuat Garuda tidak lagi memegang kendali penuh atas nasibnya sebelum laga terakhir dimainkan.
Meski demikian, peluang Indonesia untuk lolos ke semifinal belum sepenuhnya tertutup. Garuda masih memiliki satu pertandingan tersisa yang akan menjadi penentu perjalanan mereka di turnamen.
Laga terakhir Indonesia akan berlangsung saat menghadapi Singapura. Pertandingan tersebut dijadwalkan digelar pada Jumat (7/8) malam WIB di Jalan Besar Stadium.
Pertemuan melawan Singapura dipastikan berlangsung sengit karena kedua tim sama sama mengincar tiket menuju semifinal. Singapura tentu ingin mempertahankan posisinya di papan atas, sedangkan Indonesia membutuhkan hasil maksimal agar tetap bertahan di kompetisi.
Kemenangan menjadi satu satunya hasil yang harus diraih Indonesia apabila ingin memastikan langkah ke babak semifinal. Tambahan tiga poin akan membuat Garuda mengoleksi sembilan poin dan membuka peluang finis di dua besar klasemen Grup A.
Sebaliknya, hasil imbang tidak cukup untuk mengamankan posisi Indonesia. Tambahan satu poin hanya akan membuat Garuda mengumpulkan tujuh poin, jumlah yang berpotensi membuat mereka tertinggal dari para pesaing.
Apabila Indonesia kembali menelan kekalahan, maka perjalanan mereka di Piala AFF 2026 dipastikan berakhir pada fase grup. Situasi tersebut membuat pertandingan melawan Singapura memiliki nilai yang sangat menentukan.
Tekanan tentu akan dirasakan para pemain Indonesia. Selain harus bangkit dari kekalahan telak, mereka juga wajib menjaga konsentrasi menghadapi lawan yang sedang berada dalam performa konsisten.
Singapura bukan lawan yang bisa dianggap remeh. Sepanjang fase grup, tim berjuluk The Lions menunjukkan permainan yang stabil dan belum sekalipun menelan kekalahan.
Salah satu hasil yang menjadi perhatian adalah keberhasilan Singapura menahan imbang Vietnam tanpa gol saat bermain di Hanoi. Hasil tersebut menunjukkan kualitas pertahanan mereka yang cukup solid menghadapi salah satu tim terkuat di kawasan Asia Tenggara.
Catatan itu menjadi sinyal bahwa Indonesia harus tampil jauh lebih efektif apabila ingin membawa pulang tiga poin dari markas Singapura. Kesalahan kecil dapat dimanfaatkan lawan untuk mengubah jalannya pertandingan.
Di sisi lain, tim pelatih Indonesia juga dituntut menemukan solusi terhadap berbagai kelemahan yang terlihat saat menghadapi Vietnam. Koordinasi lini belakang, kreativitas di lini tengah, serta penyelesaian akhir menjadi aspek yang perlu segera diperbaiki.
Para pemain senior diharapkan mampu memberikan ketenangan kepada rekan rekannya dalam menghadapi pertandingan yang sarat tekanan. Mental bertanding akan menjadi faktor penting mengingat laga ini berstatus hidup mati bagi Indonesia.
Dukungan masyarakat Indonesia juga diperkirakan akan tetap mengalir meski Garuda baru saja mengalami kekalahan menyakitkan. Harapan untuk melihat Indonesia melangkah ke semifinal masih terbuka selama kemenangan berhasil diraih pada pertandingan terakhir.
Dengan kondisi klasemen saat ini, seluruh perhatian kini tertuju pada duel Indonesia melawan Singapura di Jalan Besar Stadium. Laga tersebut bukan sekadar pertandingan penutup fase grup, melainkan penentu nasib Garuda di Piala AFF 2026.
Indonesia masih memiliki kesempatan untuk bangkit dan memperbaiki keadaan. Namun peluang itu hanya dapat diwujudkan apabila mampu mengalahkan Singapura pada pertandingan terakhir. Kemenangan menjadi syarat mutlak agar Garuda tetap menjaga mimpi melaju ke semifinal dan melanjutkan perjuangan di turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut.
(seo)
































