Prediksi Rupiah Hari Ini, Bisakah ke Bawah Rp18.000/US$?
Tim Riset Bloomberg Technoz
31 July 2026 08:33

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah di pasar spot hari ini (31/7/2026) diprediksi masih dalam tekanan kendati bakal bergerak defensif di bawah Rp18.100/US$, setelah kemarin memangkas sebagian penguatannya hingga penutupan perdagangan tergerus ke posisi Rp18.085/US$.
Ketidakpastian geopolitik masih membayangi pergerakan rupiah dan mata uang Asia secara luas, dengan harga minyak yang bersiap mencatat kenaikan bulanan terbesar sejak Maret, di tengah meningkatnya eskalasi perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Ketegangan itu membuat harga minyak acuan Brent diperdagangkan di US$89,69/barel, setelah sempat berfluktuasi kemarin hingga menyentuh US$93,14/barel.
Pergerakan harga minyak mentah yang masih volatil ini turut membebani pergerakan rupiah di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF). Pagi ini, rupiah offshore relatif defensif dengan penguatan yang terpangkas tersisa 0,03% di Rp18.090/US$ pada 07:50 WIB, setelah tadi pagi sempat melemah ke Rp18.140/US$.
Sementara, sebagian mata uang kawasan relatif beragam. Dengan baht Thailand menguat 0,57%, disusul ringgit Malaysia 0,2%. Namun, mata uang lainnya melemah, seperti yen Jepang 0,72%, won Korea Selatan 0,69%, dan doar Singapura 0,12%.





























