Logo Bloomberg Technoz

Ketika ditanya mengenai pengganti Gubernur BI, Airlangga enggan menjelaskan lebih lanjut. “Kita tunggu saja dulu,” imbuhnya. 

Di sisi lain, dia menuturkan Kemenko Perekonomian mengaku secara rutin berkoordinasi dengan otoritas fiskal dan moneter. 

“Ya kan kita secara rutin melakukan koordinasi secara tertentu ya,” ucap dia.

Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Hal ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang ditemani anggota Dewan Deputi Gubernur BI lainnya.

Presiden Prabowo Subianto menerima surat pengunduran diri Perry dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada Ahad (26/07/2026). Presiden pun akan segera menerbitkan surat keputusan presiden (Keppres) untuk menerima pengunduran diri tersebut.

Prasetyo mengklaim belum tahu kapan presiden akan mengajukan nama calon Gubernur BI kepada DPR. Hal ini disebabkan surat pengunduran diri Perry baru diterima kemarin.

"Belum tahu. Ditunggu prosesnya," kata politikus Partai Gerindra tersebut, Senin (27/7/2026).

Prasetyo memastikan pengunduran diri tersebut tak berkaitan dengan kondisi kesehatan Perry. Selain itu, keputusan tersebut juga tak dipicu tekanan politik saat BI harus berhadapan dengan ancaman kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Menurut dia, Perry hanya memberikan penjelasan singkat tentang kebutuhan atau alasan pribadi sehingga ingin melepas jabatan Gubernur BI. Sesuai UU BI, posisi Perry saat ini diisi Destry Damayanti sebagai pejabat sementara.

"Belum. Dalam waktu satu hari kemudian langsung menunjuk calon definitif kan belum. [Toh] kemudian UU BI mengatur [posisi Perry] bisa langsung secara otomatis dijalankan oleh pejabat gubernur sementara," kata Prasetyo.

Perry sebenarnya bukan satu-satunya pejabat Gubernur BI yang pernah mengajukan pengunduran diri. Sebelumnya, Gubernur BI 2008-2013 Boediono mengajukan pengunduran diri pada Mei 2009. 

Saat itu Boediono mundur karena maju sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2009 bersama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Keduanya akhirnya menang dan Boediono menyandang status sebagai Wakil Presiden ke-11 Indonesia.

(ain)

No more pages