Logo Bloomberg Technoz

Grand Prix Arab Saudi di Jeddah yang juga dijadwalkan berlangsung pada April turut ditunda akibat perang yang pecah pada akhir Februari. Meski demikian, Formula One masih berencana menggelar balapan di Qatar pada akhir November dan di Abu Dhabi pada Desember.

Malaysia berhenti menjadi tuan rumah F1 setelah balapan terakhir pada 2017 dengan alasan biaya penyelenggaraan yang terus meningkat serta penjualan tiket yang menurun. Padahal, Sirkuit Sepang telah menjadi bagian tetap kalender Formula One sejak pertama kali masuk dalam jadwal balapan pada 1999.

Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi mengatakan pada Senin bahwa Bahrain akan menanggung biaya penyelenggaraan balapan tersebut, sementara Malaysia akan memperoleh manfaat berupa meningkatnya eksposur internasional dan dorongan bagi sektor pariwisata, menurut kantor berita Bernama.

Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengatakan Malaysia hanya perlu mengeluarkan sekitar 16 juta ringgit (US$3,9 juta)untuk mempersiapkan Sirkuit Internasional Sepang menyambut kembalinya Formula One. Menurut harian New Straits Times, Bahrain telah sepakat menanggung pembayaran awal dalam jumlah besar kepada FIA.

"Malaysia siap menyambut kembali Formula 1, FIA, tim-tim balap, serta para penggemar dari seluruh dunia ke Sepang," kata Anwar dalam pernyataan pada Minggu, seraya menambahkan bahwa kolaborasi tersebut mencerminkan eratnya hubungan antara Malaysia dan Bahrain.

(bbn)

No more pages