Kapal Diserang Ukraina di Laut Kaspia, Iran Ancam Balas Dendam
Redaksi
27 July 2026 07:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketegangan terjadi di Laut Kaspia setelah Ukraina melancarkan serangan jarak jauh terhadap jalur logistik militer yang menghubungkan Rusia dan Iran. Langkah tersebut memicu respons keras dari Teheran, yang menegaskan bahwa serangan terhadap kapal komersialnya tidak akan dibiarkan tanpa balasan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengonfirmasi pada Sabtu (25/7) bahwa pasukan negaranya meraih “hasil yang sangat kuat” melalui serangan jarak jauh di perairan Laut Kaspia. Ia menjelaskan bahwa target serangan mencakup kapal perang Rusia serta kapal-kapal yang digunakan untuk mengangkut kargo militer yang melibatkan Iran. Meski demikian, Zelenskyy tidak merinci nama kapal, jenis senjata yang digunakan, maupun sejauh mana tingkat kerusakan yang ditimbulkan.
Iran kemudian mengonfirmasi bahwa salah satu kapal komersialnya memang dihantam dalam serangan di Laut Kaspia tersebut. Pihak Iran menyatakan ledakan akibat serangan itu menewaskan satu orang pelaut dan melukai satu lainnya.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengecam keras aksi militer tersebut. Melalui unggahan di platform X usai melakukan komunikasi telepon dengan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, Araghchi menegaskan posisi Teheran.
“Zelenskyy telah menyerang kapal komersial Iran dan menewaskan seorang pelaut. Ini adalah pelanggaran nyata terhadap Piagam PBB yang dilakukan atas perintah Israel untuk menyeret Eropa ke dalam perangnya. Dalam pembicaraan dengan Perwakilan Tinggi UE Kallas dan Menlu Lavrov, saya tegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh ‘benalu’ di Kyiv ini TIDAK BOLEH DIBIARKAN TANPA BALASAN,” tegas Araghchi.































