Logo Bloomberg Technoz

AS-Iran Tahan Serangan saat Oman Pimpin Negosiasi Selat Hormuz

News
27 July 2026 07:00

Tanker di Selat Hormuz. (Bloomberg)
Tanker di Selat Hormuz. (Bloomberg)

Sara Gharaibeh dan Arsalan Shahla - Bloomberg News

Bloomberg, Amerika Serikat (AS) menghentikan sementara gelombang serangannya terhadap Iran untuk malam kedua berturut-turut, di saat Republik Islam tersebut memberi sinyal untuk menahan diri dari aksi balasan dan menggelar pembicaraan dengan Oman terkait Selat Hormuz.

Setelah melancarkan serangan ke Iran selama 13 hari, AS tampaknya menahan diri sejak Jumat (24/7) tanpa penjelasan atau pengumuman resmi, memicu tanda tanya besar terkait langkah Donald Trump berikutnya. Militer Iran pada hari Minggu (26/7) menyatakan Teheran telah menghentikan aksi balasannya sebagai respons atas jeda tersebut.


“AS mungkin telah merancang skenario lain untuk beberapa hari mendatang, tetapi situasi saat ini bukanlah apa yang mereka inginkan,” ujar juru bicara militer Mohammad Akraminia kepada televisi pemerintah. “Jika pihak Amerika bersikeras melanjutkan perang dan serangan udara, maka wilayah pertempuran akan makin meluas.”

Masa tenang ini terjadi seiring pertemuan akhir pekan antara pejabat Iran dan Oman yang mengindikasikan adanya upaya baru untuk menyelesaikan krisis krusial pelayaran di sekitar Selat Hormuz. Jalur pelayaran strategis global tersebut menjadi pusat konflik yang dipicu oleh AS dan Israel sejak akhir Februari lalu.

Houthi membuka medan perang baru dalam perang Iran dengan serangan terhadap Arab Saudi dan kapal-kapal di Laut Merah. (Sumber: Bloomberg)