Dalam pernyataan resmi yang dirilis di situs Kementerian Luar Negeri Rusia, Lavrov menyampaikan belasungkawa atas tewasnya pelaut Iran tersebut. Lavrov menyebut Araqchi menyampaikan terima kasih kepada otoritas lokal di wilayah Astrakhan, Rusia—tempat kapal tersebut mengawali perjalanannya—karena telah membantu para awak kapal.
“[Araqchi] menekankan perlunya mengakhiri aksi spekulasi dan petualangan berbahaya seperti itu oleh rezim Kyiv,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa Araqchi juga menginformasikan kepada Lavrov mengenai “upaya diplomatik yang terus berlanjut untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.”
Tudingan Citra Satelit dan Peran Rusia
Di sisi lain, Ukraina menegaskan bahwa serangannya memiliki dasar yang kuat. Zelenskyy menuding Rusia aktif membantu Iran dalam menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah dengan memberikan data citra satelit. Melalui unggahannya di X, Zelenskyy mengungkapkan bahwa sejak awal Juli, satelit Rusia secara aktif memantau negara-negara Teluk serta fasilitas militer AS di kawasan tersebut, lalu menyerahkan foto-foto tersebut kepada Teheran.
“Saya akan memerintahkan intelijen kami untuk membagikan informasi yang kami miliki kepada para mitra mengenai bantuan baru Rusia kepada rezim Iran. Sejak awal Juli, kami mencatat adanya pengawasan satelit Rusia yang aktif terhadap negara-negara Teluk dan fasilitas militer AS di sana. Foto-foto ini kemudian muncul di Iran,” ungkap Zelenskyy.
Zelenskyy menambahkan bahwa terdapat korelasi yang sangat jelas antara pemantauan satelit Rusia dan gelombang serangan Iran di kawasan tersebut.
“Ada korelasi yang jelas antara pencitraan satelit Rusia atas lokasi-lokasi ini dengan serangan Iran—baik sebelum serangan sebagai persiapan, maupun sesudahnya untuk menilai kerusakan yang ditimbulkan,” ujarnya.
“Pada tanggal 19 dan 20 Juli saja, ada empat pangkalan udara yang masuk dalam area pantauan satelit Rusia—dua di Bahrain, satu di Yordania, dan satu di Kuwait. Tujuannya sangat jelas. Tidak ada satu pun dari kita di dunia ini yang boleh menutup mata terhadap satu fakta sederhana: kejahatan selalu mencari cara untuk memburuk dan meluas. Rusia harus dihentikan. Perang ini harus dihentikan. Tekanan terhadap agressor harus bekerja,” pungkas Presiden Ukraina tersebut.
(del)





























