Penyidik akan menentukan siapa yang memutuskan untuk menggelar acara tersebut, siapa yang menyetujui lokasi, waktu, dan formatnya, langkah-langkah keamanan apa yang diterapkan, serta apakah risiko telah dievaluasi dengan benar di bawah status darurat militer, katanya. Penyelidikan kejahatan perang terkait serangan Rusia tersebut juga telah dibuka, kata Kravchenko.
“Upaya untuk menentukan secara pasti apa yang terjadi dan nasib mereka yang terdampak masih terus dilakukan,” kata Presiden Volodymyr Zelenskyy di X setelah serangan tersebut.
A rescue operation is currently underway in the Kyiv region following a Russian missile strike. As of now, dozens of people have been reported injured. It has also been confirmed that, tragically, sіх people were killed. My condolences to their families and loved ones. Efforts to… pic.twitter.com/ZUjsTQl4yw
— Volodymyr Zelenskyy / Володимир Зеленський (@ZelenskyyUa) July 24, 2026
Saluran pemantauan Telegram melaporkan beberapa rudal berkecepatan tinggi mendekati Kyiv sekitar pukul 11.30 pagi waktu setempat, waktu yang tidak biasa untuk serangan semacam itu, karena serangan Rusia lebih sering diluncurkan pada malam hari atau dini hari.
Pasukan Rusia meluncurkan tiga rudal balistik Iskander-M, atau rudal pertahanan udara S-400 yang digunakan dalam serangan darat, dari utara, kata Angkatan Udara Ukraina di Telegram. Satu rudal dicegat, sementara dua lainnya menghantam distrik Bucha di luar Kyiv.
Serangan tersebut menghantam lapangan latihan militer swasta tempat acara sedang berlangsung, demikian disampaikan oleh pemerintah daerah regional Kyiv di situs webnya. Kompleks olahraga swasta yang tidak terkait dengan militer mengalami kerusakan, kata juru bicara Angkatan Udara Yuriy Ihnat dalam siaran televisi lokal.
“Apa pun yang terjadi di sana akan diselidiki,” katanya.
Fasilitas sipil yang menjadi sasaran tidak berada di bawah wewenang atau pengelolaan Angkatan Pertahanan, demikian situs berita Suspilne mengutip pernyataan layanan pers Staf Umum negara tersebut.
Penyelenggara acara publik harus mempertimbangkan risiko keamanan sebisa mungkin selama masa perang dan menggunakan tempat perlindungan, kata Staf Umum kepada Suspilne.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan militernya telah menyerang lokasi di mana sedang berlangsung demonstrasi pesawat nirawak (drone). Acara tersebut dihadiri oleh pengembang, produsen drone Ukraina, dan perwakilan komando militer, menurut kementerian tersebut.
Selama perang, telah terjadi beberapa kasus di mana Rusia menyerang kerumunan massa di Ukraina, yang memicu kritik publik terkait kurangnya tindakan pencegahan. Serangan rudal balistik sangat sulit untuk diantisipasi karena rudal tersebut mencapai sasarannya dalam hitungan menit, sehingga hanya menyisakan sedikit waktu bagi orang-orang untuk mencapai tempat perlindungan.
Pada Agustus 2023, rudal Rusia menghantam teater di pusat Chernihiv selama konferensi tentang teknologi drone, menewaskan tujuh orang dan melukai lebih dari 140 orang. Serangan itu mendorong otoritas Ukraina memperketat aturan yang mengatur pengumuman publik tentang acara-acara terkait pertahanan.
Rudal balistik Rusia juga telah menghantam upacara-upacara militer. Salah satu serangan tersebut pada tahun 2025 menewaskan 12 tentara dan melukai 60 lainnya di pangkalan pelatihan, yang menyebabkan Komandan Angkatan Darat saat itu, Mykhailo Drapatyi, mengundurkan diri, karena bertanggung jawab atas kegagalan yang dilakukan oleh para perwira di bawahnya. Drapatyi ditunjuk sebagai panglima tertinggi Ukraina yang baru pada Selasa.
(bbn)






























