Logo Bloomberg Technoz

Pada pertandingan perempat final, kembali Argentina bertemu dengan tim yang tidak diunggulkan yaitu Swiss. Ini menjadi lawan termudah Argentina dan berhasil menang 3-1.

Sampai akhirnya pada pertandingan semifinal melawan Inggris tadi malam, Argentina kembali membuktikan mereka bukanlah tim yang mudah menyerah.

Sempat tertinggal 1-0 lewat gol Anthony Gordon di menit ke-55. Mereka berhasil membalikkan keadaan di menit-menit akhir pertandingan yang tersisa lewat gol yang dicetak Enzo Fernández dan Lautaro Martínez.

Inggris menjadi satu-satunya lawan Argentina yang berada di 10 besar peringkat dunia.

Kemenangan berselimut kontroversi

Kemenangan-kemenangan yang diraih Argentina selama di Piala Dunia 2026, selalu berbumbu kontroversi. Beberapa keputusan wasit dianggap menguntungkan Lionel Messi dkk.

Saat melawan Tanjung Verde, beberapa keputusan VAR selama pertandingan memicu keluhan dari kubu Tanjung Verde, terutama terkait potensi penalti dan pelanggaran di kotak penalti.

Kontroversi lain juga terjadi saat Argentina melawan Mesir. Pertama, gol mesir dianulir setelah intervensi VAR. 

Mesir juga menilai mereka seharusnya mendapatkan penalti. Serangkaian keputusan yang dianggap menguntungkan Argentina membuat warganet menjuluki tim tersebut sebagai "VARgentina".

Julukan itu semakin ramai setelah kontroversi dalam laga melawan Mesir dan berlanjut pada pertandingan perempat final melawan Swiss, sehingga memunculkan tudingan bahwa Argentina terlalu sering diuntungkan oleh keputusan VAR. 

(spt)

No more pages