Logo Bloomberg Technoz

Sampai pada penutupan perdagangan sesi I Senin (13/7/2026), produsen makanan dan minuman merek Inaco itu kembali ARB di level Rp1.275 per saham.

Sementara itu, PRDL yang melantai di bursa pada Kamis (9/7/2026) masih mencatatkan posisi ARA yang solid dengan antrean penawaran mencapai Rp1,59 juta lot per sesi I Senin (13/7/2026). Emiten bagian Grup Prodia itu dibanderol Rp272 per saham.

Di sisi lain, PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) mencetak ARA selama dua hari beruntun sejak IPO.

Kendati demikian, saham emiten rumah sakit spesialis mata itu susut 12,18% ke level Rp1.370 per saham dari performa IPO pekan lalu.

Sementara itu, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) hanya mencetak satu hari ARA setelah debut pada Rabu (8/7/2026).

Emiten infrastruktur yang terafiliasi dengan Grup Djarum itu kini diperdagangkan di level Rp510 per saham, naik 15,38% dari harga penawaran senilai Rp442 per saham.

Selain BACH, emiten milik pasangan selebritis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina PT Rans Entertainmen Indonesia TBK (RANS) juga hanya mencetak ARA sebanyak 1 kali.

Kendati berderet nama tenar sebagai pemegang saham individu dan institusi, RANS tidak mampu mencetak ARA lebih lama sejak debut IPO pada Jumat (10/7/2026).

RANS kini diperdagangkan di level Rp238 per saham sampai pertengahan hari ini. Posisi itu naik 40% dari harga penawaran Rp170 per saham.

Berikut tabel kinerja enam saham IPO yang melantai di bursa bulan ini: 

Saham Hari Terdaftar Harga  ARA Peforma sejak IPO Keterangan
JELI Hari ke-5 Rp1.275 3 kali +41,67% ARB, antrean offer 290 ribu lot
PRDL Hari ke-3 Rp272 3 kali +126,67% ARA, antrean bid 1,5 juta lot tanpa offer
JECX Hari ke-5 Rp1.370 2 kali +9,6% tekanan jual mereda
BACH Hari ke-4 Rp510 1 kali +15,38% relatif volatil
RANS Hari ke-2 Rp238 1 kali +40% keluar dari ARA, relatif volatil
EMMI Hari ke-4 Rp478 tidak solid 1,7% tekanan jual berlanjut

keterangan : tabel memperlihatkan data perdagangan sampai sesi I, Senin (13/7/2026).

(naw)

No more pages